10 Cara Meningkatkan Metabolisme

10 Cara Meningkatkan Metabolisme

Bagaimana meningkatkan metabolisme menjadi hal yang selalu dipikirkan oleh mereka yang terobsesi menurunkan berat badan, tetapi seberapa cepat tubuh Anda membakar kalori tergantung pada beberapa hal. Sebagian orang memang secara genetis mewarisi sistem metabolisme yang cepat dari orang tuanya. Laki-laki cenderung untuk membakar kalori lebih banyak daripada perempuan, bahkan ketika beristirahat.

Bagi kebanyakan orang, metabolisme cenderung terus menurun setelah umur 40 tahun. Walaupun Anda tidak dapat mengontrol umur, jenis kelamin, atau faktor keturunan, bukan hal yang tidak mungkin untuk meningkatkan metabolisme.

Inilah 10 cara yang dapat Anda lakukan.

  1. Membentuk Otot

Tubuh Anda terus-menerus membakar kalori bahkan ketika Anda tidak melakukan aktivitas apapun. Seseorang dengan otot yang lebih banyak mengalami metabolisme saat beristirahat yang jauh lebih baik. Otot membakar 6 kilo kalori untuk menghasilkan energi, sementara lemak hanya membakar 2 kilo kalori per hari. Selisih tersebut bisa saja bertambah setiap saat. Setelah berolahraga, otot di seluruh tubuh Anda menjadi aktif dan dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

  1. Meningkatkan Olahraga

Senam aerobik memang tidak membentuk otot menjadi besar, tetapi dapat meningkatkan metabolisme Anda beberapa jam setelahnya. Kuncinya adalah jika Anda melakukannya lebih dari biasanya. Olahraga dengan frekuensi tinggi meningkatkan metabolisme saat beristirahat. Untuk mendapatlan manfaat yang lebih, cobalah pergi ke gym lebih intens atau melakukan lompatan-lompatan saat jogging.

  1. Minum Yang Cukup

Tubuh Anda membutuhkan air untuk memproses kalori. Jika Anda mengalami dehidrasi, metabolisme Anda akan menurun. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang meminum delapan gelas air atau lebih dalam sehari dapat membakar lebih banyak kalori daripada mereka yang hanya minum empat gelas per hari. Untuk tetap terhidrasi, minumlah air putih atau minuman lain yang tidak mengandung gula atau pemanis buatan sebelum menyantap makanan utama ataupun makanan kecil. Makanan kecil yang berupa buah-buahan atau sayuran yang secara alamiah mengandung air juga lebih baik daripada roti atau keripik.

  1. Tidak Perlu Minuman Berenergi

Beberapa bahan dalam minuman berenergi dapat meningkatkan metabolisme Anda. Minuman berenergi mengandung banyak kafein yang meningkatkan jumlah energi yang digunakan oleh tubuh. Beberapa minuman berenergi juga mengandung taurin yang merupakan sejenis asam amino. Taurin dapat mempercepat metabolisme dan membantu membakar lemak. Namun mengonsumsi minuman berenergi dapat menimbulkan beberapa masalah seperti tekanan darah tinggi, perasaan cemas, dan insomnia. The American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan minuman berenergi bagi anak-anak dan remaja.

  1. Ngemil ‘Cerdas’

Makan lebih sering dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Ketika Anda makan tiga kali sehari dengan jeda beberapa jam di setiap waktu makan, metabolisme Anda menurun ketika jeda waktu makan tersebut. Makan dengan porsi sedikit atau ngemil setiap 3 – 4 jam sekali dapat menjaga metabolisme tetap stabil, sehingga jumlah kalori yang terbakar lebih banyak. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang ngemil dengan teratur cenderung makan dengan porsi yang sedikit.

  1. Mengonsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas mengandung zat kimia alami yang dapat meningkatkan metabolisme secara signifikan. Tambahkan satu sendok makan cabai atau paprika cincang ke dalam masakan Anda. Efeknya memang hanya sementara, tetapi jika Anda sering melakukannya, Anda akan merasakan manfaatnya.

  1. Mengonsumsi Protein

Tubuh Anda membakar lebih banyak kalori dengan protein daripada dengan lemak atau karbohidrat. Untuk menu diet yang lebih baik, tambahkan lebih banyak makanan berprotein dan rendah lemak untuk meningkatkan metabolisme saat waktu makan. Beberapa sumber protein yang baik antara lain adalah daging sapi tanpa lemak, kalkun, ikan, daging ayam putih, tahu, kacang, polong, telur, dan produk susu rendah lemak.

  1. Minum Kopi Hitam

Jika Anda seorang peminum kopi, Anda mungkin menikmati tambahan energi dan konsentrasi. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa salah satu manfaat kopi adalah untuk meningkatkan metaboIisme tubuh. Kafein dapat membuat Anda mengatasi rasa lelah, dan bahkan meningkatkan daya tahan ketika Anda berolahraga.

  1. Teh Hijau Untuk Mengembalikan Energi

Teh hijau atau teh oolong mengandung kombinasi kafein dan catechins yang dapat meningkatkan metabolisme dalam beberapa jam. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meminum 2 – 4 cangkir teh hijau atau teh oolong dapat membantu tubuh untuk membakar kalori 17% lebih banyak selama melakukan olahraga ringan dalam waktu yang singkat.

  1. Hindari Diet Ketat

Diet ketat memaksa Anda makan kurang dari 1.200 – 1.800 kilo kalori per hari. Hal ini sangatlah buruk bagi metabolisme. Walaupun dapat membantu Anda menurunkan berat badan secara drastis, tapi diet ketat membuat tubuh Anda kekurangan banyak nutrisi. Hasilnya, selain metabolisme menurun, jumlah kalori yang terbakar juga justru berkurang sehingga berat badan cepat kembali naik.

Solusi Terapi Masalah Kesehatan Anda

Penelitian Selama Beberapa Tahun Telah Mengungkap Manfaat Dari Produk tn-bb.com

Tahitian Noni Jus aman

Selama satu bulan human clinical trial, Peserta diberi beberapa jumlah variasi Tahitian Noni Jus setiap hari, atau plasebo. Berbagai tes kesehatan yang dilakukan pada peserta menunjukkan bahwa minum Tahitian Noni Jus aman.

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com